News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Gubernur MLL Tinjau Goa Kristal Bolok, Dorong Penataan Wisata Alam Aman dan Terbatas

Gubernur MLL Tinjau Goa Kristal Bolok, Dorong Penataan Wisata Alam Aman dan Terbatas

Gubernur NTT Melki Laka Lena tinjau Goa Kristal di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Foto: Ibo
Kupang,NTTPride.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena meninjau Goa Kristal di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Kamis (22/1/2026), sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk mendorong penataan dan pengelolaan destinasi wisata alam agar aman, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Melki didampingi Bupati Kupang Yosef Lede, Ketua DPRD Kota Kupang Richard Elvis Odja, Kepala Desa Bolok, serta Camat Kupang Barat. 

Setibanya di lokasi, Gubernur bersama rombongan langsung meninjau bagian dalam Goa Kristal hingga ke titik genangan air di bagian terdalam goa dengan menyusuri anak tangga yang tersedia.

Gubernur Melki menyampaikan bahwa kunjungan lapangan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi Goa Kristal yang selama ini banyak dikenal masyarakat melalui media sosial. 

Menurutnya, Goa Kristal merupakan salah satu potensi wisata alam unggulan yang dimiliki Kabupaten Kupang dan Kota Kupang, mengingat letaknya yang relatif dekat dari pusat aktivitas masyarakat.

Pada hari ini saya bersama Bupati Kupang dan Ketua DPRD Kota Kupang datang langsung melihat Goa Kristal di Desa Bolok. Selama ini saya hanya memantau melalui media sosial, dan hari ini saya bisa melihat langsung keindahannya. Memang tempat ini sungguh sangat indah,” ujar Gubernur Melki.

Ia menilai Goa Kristal memiliki daya tarik yang kuat sebagai destinasi wisata alam, namun pengelolaannya harus dilakukan secara teratur dan bertanggung jawab. 

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah pembatasan jumlah pengunjung yang masuk ke dalam goa demi menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan.

Goa ini sangat menarik dan wajib dikunjungi oleh masyarakat Kabupaten Kupang maupun Kota Kupang. Namun, kunjungannya harus diatur dengan baik karena maksimal hanya 20 orang yang bisa masuk ke dalam goa secara bergantian,” katanya.

Gubernur Melki menegaskan, pembatasan jumlah pengunjung merupakan bagian dari upaya menjaga kenyamanan, keselamatan, serta kelangsungan fungsi alami Goa Kristal sebagai wisata alam. 

Dengan pengaturan yang baik, destinasi ini diharapkan dapat dinikmati secara berkelanjutan tanpa menimbulkan risiko bagi pengunjung maupun kerusakan lingkungan.

Dalam arahannya, Gubernur Melki juga menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi NTT akan mendorong dan membantu pembenahan pengelolaan Goa Kristal bersama pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan pemilik lahan. 

Pembenahan tersebut mencakup penataan akses, pengaturan alur kunjungan, serta peningkatan fasilitas pendukung agar destinasi ini benar-benar memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Kami akan membantu melakukan pembenahan bersama pemilik lahan, kepala desa, dan camat agar Goa Kristal ini bisa ditata dengan baik sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat setempat,” ujarnya.

Saat meninjau langsung bagian dalam goa, Gubernur Melki juga menyoroti kondisi teknis jalur turun menuju dasar goa yang dinilai masih berisiko. Ia menyebut anak tangga yang ada cukup licin dan minim pengaman, sehingga berpotensi membahayakan pengunjung.

Tadi saya sendiri turun sampai ke bawah dan melihat langsung kondisi tangga. Jalurnya cukup berbahaya karena licin. Ini perlu kita pikirkan bersama, misalnya dengan menambahkan pegangan tangan agar pengunjung yang turun dan naik merasa lebih aman,” kata Gubernur.

Ia menekankan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan destinasi wisata alam, terutama pada objek wisata yang memiliki karakteristik alam tertutup dan berisiko seperti goa.

Peninjauan Goa Kristal ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTT dalam mendorong transisi pengelolaan pariwisata daerah menuju sistem yang lebih terencana, berbasis keselamatan, serta memperhatikan daya dukung lingkungan. 

Pemerintah daerah berharap, melalui penataan yang tepat, Goa Kristal dapat berkembang sebagai destinasi wisata unggulan yang tetap menjaga kelestarian alam dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat lokal.


Editor: Ocep Purek 

TAGS

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.