News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Baru 6 Hari Menjabat, Linus Lusi Gerakkan Koperasi Alumni Buka Akses Modal UMKM

Baru 6 Hari Menjabat, Linus Lusi Gerakkan Koperasi Alumni Buka Akses Modal UMKM

 

Kupang,NTTPride.com – Baru enam hari menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT, Linus Lusi langsung menggerakkan konsolidasi ekonomi berbasis komunitas dengan menghimpun alumni Sekolah Guru Olahraga Negeri (SGON) Kupang untuk menggagas pembentukan koperasi simpan pinjam.


Langkah tersebut dilakukan dalam momentum halal bihalal pasca-Idulfitri yang digelar di Kampung Maleset, Kelurahan Namosain, Kota Kupang, Minggu (22/3/2026), yang dihadiri ratusan alumni lintas generasi dan daerah.


Linus menegaskan, pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi menjadi langkah awal membangun kekuatan ekonomi kolektif berbasis jaringan alumni dan masyarakat.


Selain silaturahmi dan saling memaafkan, yang paling penting adalah bagaimana kita saling membantu. Karena itu, kami menggagas Koperasi Simpan Pinjam SGO sebagai wadah bersama untuk memperkuat usaha kecil dan menengah,” ujarnya saat dihubungi.


Ia menjelaskan, koperasi tersebut akan berkantor pusat di Kota Kupang dan direncanakan membuka cabang di seluruh kabupaten/kota di NTT. Keanggotaannya bersifat terbuka, tidak hanya untuk alumni, tetapi juga masyarakat umum.


Menurut Linus, gagasan ini lahir dari realitas yang dihadapi banyak keluarga guru dan masyarakat yang membutuhkan akses permodalan untuk mengembangkan usaha.


Kita melihat langsung kondisi di lapangan, banyak yang butuh dukungan pembiayaan. Koperasi ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk menjawab kebutuhan itu,” katanya.


Ia menambahkan, pembahasan teknis pendirian koperasi akan diselesaikan setelah masa libur, sementara momentum halal bihalal dimanfaatkan sebagai tahap refleksi dan konsolidasi awal.


Untuk mempercepat implementasi, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah di seluruh NTT.


Kami akan bertemu para bupati dan wali kota untuk mendukung kehadiran koperasi ini di wilayah masing-masing agar bisa berkembang dan memberi manfaat luas,” ujarnya.


Secara historis, SMOA yang kemudian berubah menjadi SGON Kupang sejak 1982 telah meluluskan sekitar 20 ribu alumni yang kini tersebar di berbagai sektor, seperti pendidikan, birokrasi, politik, dan dunia usaha. Meski sekolah tersebut telah ditutup sejak 1991, ikatan emosional antaralumni tetap terjaga melalui kegiatan rutin seperti perayaan Natal bersama dan halal bihalal.


Sejumlah alumni bahkan tercatat sukses di panggung politik dan pemerintahan, di antaranya mantan Gubernur NTT dua periode Frans Lebu Raya, Wakil Wali Kota Kupang Dan Hurek, serta Wakil Bupati TTS Lobo.


Selain itu, banyak alumni yang berkiprah sebagai akademisi, atlet, pelatih, hingga wasit di berbagai cabang olahraga prestasi, memperkuat posisi jaringan ini sebagai modal sosial yang potensial.


Linus sendiri dikenal memiliki rekam jejak panjang di birokrasi Pemerintah Provinsi NTT. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Perbatasan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Penjabat Bupati Ngada, Penjabat Wali Kota Kupang, Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga sebelum akhirnya dipercaya memimpin Dinas Koperasi dan UMKM NTT.


Ia menilai, kekuatan jaringan alumni yang besar perlu dikonsolidasikan untuk mendorong ekonomi kerakyatan yang lebih inklusif.


Kalau kekuatan ini kita satukan, dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi langkah nyata membangun ekonomi dari bawah,” tegasnya.


Langkah cepat tersebut juga dinilai sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah, termasuk penguatan sektor koperasi dalam kerangka program strategis pemerintah provinsi melalui tujuh pilar pembangunan NTT dan kebijakan Dasa Cita.


Dengan pendekatan kolaboratif berbasis komunitas, Linus berharap koperasi yang digagas dapat menjadi instrumen nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat serta memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di NTT.


Kegiatan tersebut turut dihadiri alumni dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Malaka yang dipimpin Kepala Dinas Perpustakaan Folgen Fahik, serta perwakilan dari Timor Tengah Utara, Kabupaten Kupang, Kota Kupang, hingga alumni yang datang dari Jawa Timur. Dukungan juga mengalir dari jaringan alumni yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di NTT.


Editor: Ocep Purek

TAGS

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.