Pemkab Ngada Kunci Transparansi Anggaran, Gandeng Bank NTT Digitalisasi Keuangan Daerah
Ngada, NTTPride.com– Pemerintah Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah berbasis digital, Kamis (9/4/2026).
Kesepakatan yang ditandatangani di Bandara Turelelo Soa ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Raymundus Bena dan Wakil Bupati Bernadinus Dhey Ngebu dalam mendorong pengelolaan keuangan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.
Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, menegaskan bahwa kerja sama ini mencakup berbagai layanan strategis, mulai dari sistem pelayanan Rekening Kas Umum Daerah, pembayaran pajak dan retribusi secara online, hingga pemanfaatan Cash Management System (CMS), Kartu Kredit Indonesia (KKI), SP2D Online, dan Siskeudes Online.
Menurut dia, digitalisasi sistem keuangan menjadi kebutuhan mendesak agar pengelolaan anggaran tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran dan mudah diawasi.
“Kesepakatan ini dibangun demi mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki daerah dengan memanfaatkan sistem pelayanan jasa perbankan untuk mendukung akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah secara efektif, efisien, dan tepat sasaran,” ujar Bernadinus.
Ia menambahkan, kerja sama ini berlaku selama empat tahun dan akan dievaluasi setiap tahun untuk memastikan implementasinya berjalan optimal serta memberi dampak nyata bagi pengelolaan keuangan daerah.
Dari sisi perbankan, Direktur Keuangan dan Treasury Bank NTT, Heru Helbianto, melihat kolaborasi ini sebagai pintu masuk untuk memperkuat sistem pengendalian keuangan daerah sekaligus mendorong pembangunan yang lebih terukur.
“Banyak hal yang bisa ditingkatkan dan dioptimalkan dari sisi efisiensi, efektivitas, akuntabilitas, dan transparansi. Pengelolaan keuangan daerah akan lebih tepat sasaran dan mudah dikontrol,” kata Heru.
Ia juga menekankan bahwa digitalisasi layanan keuangan daerah berperan penting dalam menekan potensi penyimpangan, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran pemerintah.
Dengan integrasi layanan keuangan berbasis digital ini, Pemkab Ngada diharapkan tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar berdampak bagi masyarakat, terutama dalam mendukung layanan publik dan pembangunan daerah yang lebih merata.
Editor: Ocep Purek
