News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Tour de EnTeTe Bawa Berkah bagi Mama Theresia, Gubernur Melki Langsung Perintahkan Bedah Rumah

Tour de EnTeTe Bawa Berkah bagi Mama Theresia, Gubernur Melki Langsung Perintahkan Bedah Rumah

 


Gubernur NTT meninjau langsung rumah Mama Theresia Lina Fin di Desa Leuntolu, Kabupaten Belu. Foto: Ocep Purek 
Belu, NTTPride.com - Mama Theresia Lina Fin, 55 tahun, tak pernah menyangka rumah sederhananya di Desa Leuntolu, Kabupaten Belu, bakal mendapat perhatian langsung dari Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena. Rumah berdinding anyaman bambu yang selama ini menjadi tempat tinggalnya itu akan direnovasi melalui program bedah rumah Pemerintah Provinsi NTT.

Kabar tersebut datang ketika Gubernur Melki melintasi Desa Leuntolu dalam Etape I Tour de EnTeTe 2026, dari Desa Meotroi, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, menuju Kantor Camat Tasifeto Barat, Kabupaten Belu.

Di tengah perjalanan, Melki menyempatkan diri singgah di rumah Mama Theresia yang lokasinya tidak jauh dari Jalan Trans Timor Raya. Di rumah sederhana itu, ia berbincang langsung dengan perempuan berusia 55 tahun tersebut untuk mengetahui kondisi kehidupan keluarganya.

"Mama tinggal dengan siapa di sini? Suami di mana?" tanya Melki saat berdialog dengan Theresia.

Setelah mendengar penjelasan Theresia, Melki langsung meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, Benyamin Nahak, untuk segera memproses administrasi bantuan dan menindaklanjuti pembongkaran serta pembangunan rumah tersebut agar menjadi tempat tinggal yang layak.

"Nanti Mama, semua administrasi lewat Pak Beny (Kadis PUPR NTT), dan rumah ini segera dibedah menjadi rumah yang layak huni," ujar Melki.

Melki mengatakan, program bedah rumah tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Provinsi NTT, kata dia, menggunakan anggaran daerah untuk merealisasikan program tersebut.

Program ini juga menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi NTT yang diperingati pada 20 Desember 2026.

"Ini arahan dari Pak Presiden Prabowo. Kami sebagai Gubernur, kami pakai anggaran pemerintah Provinsi dan sekarang juga kita kerjakan," kata Melki.

Bagi Theresia, kunjungan singkat itu membawa harapan baru. Selama ini, perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai penjual sayur tersebut mengaku telah menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Namun, bantuan untuk memperbaiki kondisi rumahnya belum pernah ia dapatkan.

Karena itu, kabar rumahnya akan dibedah membuatnya bahagia.

"Mama senang," ujar Theresia singkat.

Kebahagiaan serupa dirasakan Kepala Desa Leuntolu, Patris Luan. Ia mengatakan, bukan hanya rumah Theresia yang mendapat perhatian. Terdapat tiga kepala keluarga di wilayahnya yang terpilih menerima bantuan bedah rumah dalam momentum Tour de NTT dan peringatan HUT ke-68 Provinsi NTT.

"Kami sangat senang. Lewat Tour de NTT dan HUT ke-68 NTT, masyarakat kami, tiga KK, terpilih mendapatkan bantuan bedah rumah," kata Patris.

Meski demikian, Patris berharap bantuan tersebut tidak berhenti pada tiga keluarga. Menurut dia, masih ada sekitar 20 kepala keluarga di Desa Leuntolu yang menempati rumah dengan kondisi belum layak huni.

"Kami di sini sekitar 20 KK yang rumahnya belum layak huni. Kami berharap yang lain juga bisa dibedah," ujarnya.

Bagi warga Desa Leuntolu, perhatian terhadap rumah-rumah tidak layak huni menjadi harapan agar masyarakat dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman. Sementara bagi Mama Theresia, kunjungan Gubernur Melki di sela perjalanan Tour de NTT menjadi awal dari harapan untuk memiliki rumah yang lebih layak.


Editor: Ocep Purek 


TAGS

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama