News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Pria Kabupaten Kupang Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Pria Kabupaten Kupang Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

 

Warga Kabupaten Kupang Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan, Kematian Korban Masih Misteri, Foto: Warga
Oelamasi, NTPRIDE - Nasib naas dialami oleh Yance Timotius Manafe (63) warga RT 18 RW 09 Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang-NTT, ditemukan tak bernyawa dipinggir jalan Desa Poto, Senin (01/01) Pukul 05.00 Wita oleh salah satu warga setempat.

Berdasarkan keterangan dari salah satu warga yang berhasil di konfirmasi media ini mejelaskan, bahwa berawal korban bersama salah satu anak mantunya pergi selamatan hajatan Tahun Baru di rumah pamannya Albinus Abakut di Kampung Dusun Oel Usapi, Desa Poto.


“Saat di rumah Albinus Abakut korban bersama beberapa warga setempat meneguk miras jenis sopi, hingga larut malam,”jelas Warga yang tidak mau disebutkan namanya, Selasa (02/01).


Menurutnya bahwa warga disekitar rumah, Albinus Abakut, mendengar ada keributan tiba-tiba lampu di rumah tesebut padam.


Pasca padamnya lampu tersebut tidak terdengar keributan lagi, hingga pagi hari ditemukan korban tergeletak dipinggir jalan.


Korban temukan tewas dalam kondisi mengenaskan dengan luka tusukan pada sisi kiri menembus sisi kanan dan leher korban dipotong.


“Diduga korban ditombak atau ditikam dengan besi beton berdiameter 10 mili, lalu dipotong pakai parang.


Saya juga tidak tahu persis berapa banyak pelaku dan motifnya apa sehingga korban di bunuh secara keji. Kejadiannya pada malam hari dan pada pagi hari ada warga yang memberitahu saya, lalu saya pergi dan mendapati korban tergelatak di pinggir jalan,”jelasnya.


Di tempat terpisah, Kapolres Kupang, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, SIK., MH., yang dikonfirmasi media membenarkan adanya kejadian tersebut.


“korban pertama kali ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa kemarin pagi oleh anaknya Herlin Manafe,”kata Kapolres Kupang.


Terkait kronologis kejadian dijelaskan Kapolres Anak Agung, berawal saat korban ditemukan oleh putranya, Herlin Manafe yang disuruh saudara, Rekswardi Yofandi Mau, untuk menjemput korban yang pergi bersilaturahmi ke saudaranya Albinus Abakut di Desa Poto.


Menurut keterangan beberapa orang Saksi, di rumah saudara Albinus, korban menenggak minuman keras berupa sopi sebanyak 3 botol bersama beberapa warga setempat.


“Mendapati korban sudah berada di tanah, Herlin Manafe menginformasikan kepada warga sekitar dan pemerintah setempat. Selanjutnya oleh warga, informasi kematian korban dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Desa Poto dan Polsek Fatuleu serta SPKT Polres Kupang,”jelasnya.


Atas laporan tersebut piket SPKT Polres Kupang bersama Unit Identifikasi Polres Kupang melakukan olah TKP dan pemeriksaan pada diri korban. Kemudian korban dibawah ke rumah sakit umum Naibonat untuk diotopsi.


Berdasarkan hasil pemeriksaan atas diri korban dan diperkuat hasil otopsi dari RSUD Naibonat ditemukan sejumlah luka yang diduga bekas tusukan benda tajam pada bagian pinggang kiri, leher bagian kanan serta rusuk kiri bagian bawah ketiak.


  Kuat dugaan bahwa korban mengalami pendarahan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia. Hingga berita ini diturunkan, Penyidik ​​Satreskrim Polres Kupang dibawah pimpinan Kasat Reskrim, Iptu Elpidus Kono Feka, S.Sos masih melakukan pemeriksaan para Saksi guna membuka motif kematian dari pada korban.(")

TAGS

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.