News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Wamen Desa Blusukan ke NTT, Gubernur Melki Dorong Intervensi Nyata untuk Desa Tertinggal

Wamen Desa Blusukan ke NTT, Gubernur Melki Dorong Intervensi Nyata untuk Desa Tertinggal

Gubernur NTT sambut kedatangan Wamen Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal di VIP Pemda Bandara El Tari. Foto: Ibo
Kupang, NTTPride.com -Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan kesiapan pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan desa dan pengentasan ketertinggalan, menyusul kunjungan kerja Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria di Kupang, Kamis (19/2/2026).

Wamen Desa tiba di VIP Pemda Bandara El Tari dan disambut langsung Gubernur Melki bersama Ketua DPRD NTT Emi Nomleni, Plh Sekda NTT, unsur Forkopimda NTT, Kepala Kanwil Kementerian Hukum NTT Silvester Sili Laba, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) NTT, serta Kepala Dinas Sosial NTT.

Penyambutan ditandai dengan pengalungan selendang khas NTT sebagai simbol penghormatan dan harmoni budaya masyarakat Flobamorata. Namun, Gubernur Melki menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar agenda penyambutan, melainkan momentum strategis memperkuat perhatian pusat terhadap desa-desa di NTT.

Kunjungan kerja Pak Wamen menandakan bahwa kecintaan dan tanggung jawab Kementerian Desa terhadap pembangunan daerah tertinggal benar-benar menjadi prioritas, termasuk untuk NTT,” kata Melki kepada wartawan.

Menurutnya, NTT masih menghadapi tantangan serius di sektor kemiskinan, akses infrastruktur dasar, serta penguatan kapasitas desa. Karena itu, kehadiran langsung Wamen Desa dinilai penting untuk melihat kondisi riil masyarakat.

Pak Wamen ini hobinya blusukan. Hari ini beliau mengunjungi kita di NTT. Selamat datang di Nusa Tenggara Timur, di bumi Flobamorata,” ujarnya.

Melki menambahkan, Pemprov NTT siap membuka ruang dialog dan sinkronisasi program agar kebijakan pusat benar-benar menjawab kebutuhan desa, mulai dari penguatan BUMDes, peningkatan kapasitas aparatur desa, hingga percepatan penurunan kemiskinan ekstrem.

Sementara itu, Wamen Desa Ahmad Riza Patria menyatakan kunjungannya ke NTT bertujuan memastikan program pembangunan desa berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan untuk desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena desa adalah fondasi pembangunan nasional,” kata Riza.

Ia menegaskan pendekatan pembangunan tidak bisa hanya berbasis laporan administratif, tetapi harus melihat langsung kondisi lapangan dan mendengar aspirasi masyarakat.

Kami datang untuk berdialog, menyerap aspirasi, sekaligus mencari solusi bersama pemerintah daerah. NTT memiliki potensi besar, baik di sektor pertanian, perikanan, maupun pariwisata desa. Tugas kita memastikan potensi itu dikelola dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Riza juga menyatakan Kementerian Desa akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar intervensi program lebih terarah, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengembangan ekonomi desa berbasis potensi lokal.

Kami siap bekerja bersama Pemprov NTT. Kolaborasi adalah kunci. Dengan kerja bersama, kita optimistis desa-desa di NTT bisa lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.

Kunjungan kerja Wamen Desa dijadwalkan dilanjutkan dengan agenda peninjauan lapangan dan pertemuan bersama pemerintah daerah serta pemangku kepentingan desa di NTT.


Editor: Ocep Purek 

TAGS

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.