News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Gubernur MLL Apresiasi Rektor Undana, Kontribusi Kampus Dinilai Krusial bagi Swasembada Pangan

Gubernur MLL Apresiasi Rektor Undana, Kontribusi Kampus Dinilai Krusial bagi Swasembada Pangan

Gubernur NTT Melki Laka Lena
Kupang, NTTPride.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena memberikan apresiasi khusus kepada Rektor Universitas Nusa Cendana atas kontribusi aktif perguruan tinggi dalam mendukung agenda swasembada pangan berkelanjutan di NTT.

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Melki Laka Lena di hadapan petani dan pemangku kepentingan saat Gerakan Tanam Padi Serentak se-Provinsi NTT di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Senin (16/2/2026).

Menurut Melki, keterlibatan Undana dan institusi pendidikan tinggi lainnya menjadi kekuatan strategis dalam memastikan kebijakan pangan pemerintah tidak berhenti di tingkat perencanaan, tetapi berdampak langsung di lapangan.

Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Rektor Undana dan jajaran akademisi yang sudah terlibat aktif mendampingi petani. Kampus tidak hanya bicara teori, tetapi hadir membantu memastikan swasembada pangan di desa-desa,” kata Melki.

Gubernur menegaskan, kolaborasi antara pemerintah, petani, aparat desa, TNI-Polri, dan perguruan tinggi merupakan kunci untuk menjawab persoalan struktural NTT, seperti kemiskinan ekstrem dan stunting. Ia menilai sektor pertanian, khususnya padi dan jagung, memiliki peran langsung dalam meningkatkan pendapatan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Melki memaparkan bahwa produksi padi NTT menunjukkan peningkatan signifikan. Pada 2025, produksi gabah kering panen mencapai sekitar 567 ribu ton atau meningkat lebih dari 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten Kupang menjadi salah satu kontributor utama peningkatan produksi tersebut.

Ia menambahkan, capaian itu didukung oleh sinergi dengan pemerintah pusat melalui penyediaan alat dan mesin pertanian, benih, serta sarana produksi lainnya. Namun, keberlanjutan hasil dinilai sangat bergantung pada penguatan pengetahuan dan inovasi yang dibawa oleh perguruan tinggi ke tingkat petani.

Petani adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Tugas kita memastikan mereka kuat, sejahtera, dan didukung ilmu pengetahuan agar produksi terus meningkat,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak pemerintah kabupaten/kota dan perguruan tinggi menjadikan aktivitas menanam sebagai budaya masyarakat, bukan sekadar program musiman. Ia menekankan bahwa ketahanan dan kedaulatan pangan merupakan fondasi utama bagi masa depan ekonomi NTT.


Editor: Ocep Purek 


TAGS

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama