Tinjau Jalan Hepang di Sikka, Gubernur NTT Soroti Kualitas: "Kualitas Tak Bisa Ditawar" | NTT Pride
![]() |
| Gubernur NTT Melki Laka Lena bersama rombongan meninjau langsung Ruas Jalan Hepang di Kabupaten Sikka. Foto: Idin |
Peninjauan tersebut dilakukan bersama Kepala Dinas PUPR NTT Beni Nahak, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambrosius Kodo, Bupati Sikka, serta jajaran pimpinan OPD setempat.
Di lokasi, Gubernur Melki mengecek langsung kondisi fisik jalan sepanjang 8,65 kilometer yang dikerjakan dalam masa kontrak Juli hingga September 2025. Ia menegaskan pentingnya pengawasan lapangan untuk memastikan pekerjaan sesuai dengan perencanaan awal.
“Untuk memastikan volume pekerjaan berjalan sesuai dengan progres perencanaan, maka hari ini kami datang untuk meninjau langsung di lapangan,” kata Melki.
Menurut dia, ada dua aspek utama yang menjadi perhatian pemerintah provinsi dalam setiap proyek infrastruktur, yakni kesesuaian progres pekerjaan berdasarkan time schedule serta kualitas hasil pekerjaan di lapangan.
“Kita memastikan supaya kualitas yang dilaksanakan di lapangan sesuai dengan kualitas yang direncanakan,” ujarnya.
Langkah turun langsung ini menjadi bagian dari respons pemerintah terhadap kebutuhan pengawasan yang lebih ketat terhadap proyek-proyek infrastruktur, agar tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga menjamin daya tahan dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Pemerintah Provinsi NTT menegaskan komitmennya untuk terus membangun infrastruktur jalan sebagai penopang pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam membuka akses antarwilayah dan memperlancar distribusi barang dan jasa.
Selain Ruas Jalan Hepang di Kabupaten Sikka, pada tahun 2025 pemerintah provinsi juga menangani berbagai ruas jalan strategis lainnya di seluruh wilayah NTT, meliputi:
1. Rekonstruksi Ruas Jalan Bondokodi - Waitabula
2. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Sp. Patiala-Wetana (Batas Kabupaten Sumba Barat Daya)
3. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Malahar - Praipaha.
4. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Keliting (Batas Kabupaten) - Wini -Sakato (Batas Negara)
5. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Betun -Motamasin (Batas Kabupaten Belu)
6. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Sp. Welaus - Kusa (Batas Kabupaten Belu)
7. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Hepang -Sikka Kabupaten Sikka
8. Rekonstruksi Ruas Jalan Waepare - Bola
9. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Ba’a - Batutua
10. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Oelamasi -Sp. Sulamu
11. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Seba - Ege
12. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Labuan Kelambu (Batas Manggarai Timur) - Riung
13. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Ndona-Sokoria (PLTP Sokoria)
14. Rekonstruksi Ruas Jalan Poma - Bajawa
15. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Wologai-Detukeli
16. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Wolowona- Ndona (Keuskupan Ende)
17. Rehabilitasi Ruas Jalan Sp. Patung Sonbai - Bello (Batas Kabupaten Kupang)
18. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Sp. Polda -Sp. Patung Merpati
19. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Yos Sudarso
20. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Watutuku (SP. Mola) - Mataraben di Kabupaten Alor
21. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Kalabahi-Kokar di Kabupaten Alor
22. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Batu Putih- Panite
23. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Panite-Kolbano
24. Rekonstruksi Ruas Jalan Sp. Niki-Niki -Oenlasi
25. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Belaing-Waerasang (Batas Kabupaten Ngada) Kabupaten Manggarai
26. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Sp. Cumbi - Iteng
27. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Sp. Ngorang-Terang
28. Rekonstruksi Jalan Watowiti - Waiklibang
29. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Balauring-Wairiang
30. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Aeramo-Kaburea (Batas Kabupaten Ende)
31. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Bealaing-Waerasan (Batas Kabupaten Ngada) Segmen 1
32. Penanganan Long Segmen Ruas Jalan dalam Kota Kupang
Gubernur Melki menyatakan, pada tahun 2025 Pemerintah Provinsi NTT telah membangun dan menangani 32 ruas jalan yang tersebar di berbagai wilayah di NTT.
Melalui berbagai proyek tersebut, pemerintah provinsi berupaya memastikan pembangunan infrastruktur tidak hanya merata, tetapi juga berkualitas dan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Peninjauan langsung seperti ini, menurut pemerintah, akan terus dilakukan untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar menghasilkan infrastruktur yang layak, aman, dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
Editor: Ocep Purek
