Di NTT, Mensos Gus Ipul dan Kepala BPS RI Fokus Benahi Data Bansos dan Sekolah Rakyat
![]() |
| Gubernur NTT Melki Laka Lena sambut kedatangan Menteri Sosial dan Kepala BPS RI. Foto: Ocep Purek |
Kedatangan Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul bersama Kepala BPS RI di VIP Pemda Bandara El Tari disambut langsung Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur Johni Asadoma, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTT.
Kunjungan kerja tersebut membawa sejumlah agenda strategis nasional, mulai dari pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), evaluasi pembangunan Sekolah Rakyat, hingga penguatan program perlindungan sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di NTT.
Selama berada di Kupang, Menteri Sosial dijadwalkan menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan kolaborasi program prioritas Presiden dalam pemutakhiran DTSEN serta agenda pembangunan SDM menuju kemandirian ekonomi masyarakat Kota Kupang di Aula El Tari.
Agenda pemutakhiran DTSEN menjadi salah satu fokus utama kunjungan tersebut mengingat data sosial-ekonomi yang akurat menjadi basis pemerintah dalam menentukan penerima bantuan sosial, intervensi pengentasan kemiskinan, serta penyusunan kebijakan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
Selain agenda forum dan pertemuan, Menteri Sosial juga dijadwalkan meninjau pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Tilong. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari evaluasi kesiapan infrastruktur pendidikan berbasis afirmasi yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat rentan.
Menteri Sosial juga akan mengunjungi Sekolah Rakyat rintisan NTT di Sentra Efata Kupang, Naibonat. Dalam kunjungan itu, Gus Ipul dijadwalkan berdialog langsung dengan anak-anak peserta program untuk melihat implementasi program pendidikan dan perlindungan sosial di lapangan. Setelah itu, Menteri Sosial juga akan mengikuti podcast bersama Kompas.com.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menyebut kunjungan pemerintah pusat tersebut penting untuk memastikan berbagai program nasional dapat berjalan sesuai kebutuhan daerah, khususnya dalam isu perlindungan sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Pak Menteri, sahabat saya, sama-sama aktivis dulu. Selamat datang di NTT Pak Menteri,” ujar Melki saat menyambut kedatangan Menteri Sosial.
Menurut Melki, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah diperlukan agar berbagai program sosial tidak hanya berjalan administratif, tetapi mampu menjawab tantangan kemiskinan, ketimpangan akses pendidikan, serta kebutuhan kelompok rentan di NTT.
Kehadiran Kepala BPS RI dalam agenda yang sama juga dinilai strategis karena pemutakhiran DTSEN membutuhkan sinkronisasi data lintas sektor agar penyaluran program bantuan sosial lebih tepat sasaran.
Kunjungan kerja Menteri Sosial dan Kepala BPS RI di NTT menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat memperkuat integrasi data sosial-ekonomi dengan pelaksanaan program perlindungan sosial di daerah, terutama di wilayah yang masih menghadapi tantangan kemiskinan, akses layanan dasar, dan ketimpangan pembangunan.
Editor: Ocep Purek
