News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Gubernur NTT Melki Laka Lena Serukan Peran Lulusan UCB untuk Kembangkan Potensi Desa

Gubernur NTT Melki Laka Lena Serukan Peran Lulusan UCB untuk Kembangkan Potensi Desa

Sambutan Gubernur NTT Melki dalam acara Rapat Senat Terbuka Wisuda Diploma, Sarjana, dan Profesi Universitas Citra Bangsa (UCB). Foto: Ocep Purek 
Kupang, NTTPride.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi dalam membangun desa dan menjawab persoalan kesehatan serta ekonomi daerah. 

Hal itu disampaikan saat menghadiri Rapat Senat Terbuka Wisuda Diploma, Sarjana, dan Profesi Universitas Citra Bangsa (UCB) di Hotel Harper, Kamis (4/12/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pembina Yayasan Citra Bina Insan Mandiri Ir. Abraham Paul Liyanto, Rektor UCB Prof. Dr. Frans Salesman, Kepala LLDIKTI Wilayah XV Prof. Dr. Adrianus Amheka, unsur Forkopimda NTT, para dekan, dosen, dan ribuan wisudawan UCB.

Acara diawali pembukaan oleh Ketua Senat dan Orasi Ilmiah Dr. dr. Idawati Trisno, M.Kes berjudul “Potret Kesehatan Ibu dan Anak di Nusa Tenggara Timur: Kajian Kualitas Anak Selama 1000 Hari Pertama Kehidupan.”

Dalam sambutannya, Gubernur Melki mengapresiasi UCB yang dinilai berkembang pesat dan kini memiliki Fakultas Kedokteran pertama dari perguruan tinggi swasta di NTT. Ia menekankan bahwa para lulusan harus siap turun langsung ke masyarakat.

Wisuda ini bukan hanya tanda kelulusan, tetapi awal dari babak baru tanggung jawab di tengah masyarakat. Kota dan desa sekarang tidak lagi berbatas tegas. Saya mengajak para lulusan untuk melihat desa sebagai ruang pengabdian,” ujarnya.

Melki juga meminta lulusan berkontribusi dalam pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, program nasional yang memutar anggaran hingga Rp3,5 miliar per desa.

Setiap desa punya potensi. Koperasi desa kelurahan akan menjadi pusat layanan kesehatan, produktivitas ekonomi, dan pertumbuhan baru. NTT membutuhkan lulusan UCB untuk terlibat langsung,” tegasnya.

Gubernur menyebut Fakultas Kedokteran UCB sebagai capaian penting untuk menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di daerah.

Fakultas ini kami perjuangkan sejak masih di DPR RI. Ini jurusan yang mahal dan dibutuhkan. Dengan hadirnya fakultas kedokteran UCB, kita menambah sumber daya untuk menjawab kekurangan dokter di NTT,” katanya.

Ia juga menyinggung keberhasilan lulusan keperawatan UCB yang diterima bekerja di Jepang.

Menembus Jepang bukan hal mudah. Lulusan UCB kini menjadi salah satu yang diminati. Ini menunjukkan kualitas pembelajaran dan kesiapan kampus,” terang Melki.

Gubernur Melki menyampaikan data memprihatinkan terkait meningkatnya temuan kasus HIV/AIDS pada pelajar SMP dan SMA di Kota Kupang.

Ini bukan semata kesalahan anak. Ini kesalahan ekosistem: orang tua, lingkungan, pemerintah, tokoh adat, dan tokoh agama. Ini alarm yang harus kita sikapi bersama,” tegasnya.

Ia meminta UCB berkolaborasi dengan pemerintah dalam gerakan edukasi karakter dan kesehatan masyarakat, termasuk program Jam Belajar Masyarakat yang segera diluncurkan pemerintah provinsi.

Melki juga mengingatkan tantangan ekonomi NTT yang masih menghadapi defisit hingga Rp7,51 triliun.

NTT membutuhkan kerja keras semua pihak agar perputaran ekonomi meningkat. Lulusan UCB harus menjadi bagian dari solusi,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur menekankan bahwa fase setelah wisuda adalah masa yang menentukan arah hidup para lulusan.

Mulai besok, pikirkan dengan serius akan ke mana melangkah dan apa yang ingin dicapai. Hari ini merayakan, tetapi besok adalah saat mulai bekerja, belajar, dan mengabdi,” tandasnya.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan SK Rektor tentang kelulusan, prosesi wisuda, pengumuman lulusan terbaik, serta penyerahan sertifikat dan hand bouquet kepada para wisudawan.


Editor: Ocep Purek 

TAGS

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.