News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Program Kosabangsa UCB–Undana Hadirkan Energi Hybrid Atasi Kemiskinan Ekstrem di Pulau Timor

Program Kosabangsa UCB–Undana Hadirkan Energi Hybrid Atasi Kemiskinan Ekstrem di Pulau Timor

Kupang, NTTPride.com - Upaya menurunkan kemiskinan ekstrem dan stunting di Nusa Tenggara Timur (NTT) memasuki babak baru setelah Universitas Citra Bangsa (UCB) dan Universitas Nusa Cendana (Undana) menghadirkan teknologi energi terbarukan berbasis gabungan tenaga surya dan angin (hybrid) di Desa Kesetnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Inovasi ini lahir melalui Program Hibah Kosabangsa dari Ditjen Diktiristek.

Teknologi tersebut dirancang untuk menghasilkan listrik dan memompa air dari mata air ke lahan pertanian masyarakat sebuah intervensi yang diyakini menjawab akar persoalan kemiskinan ekstrem dan stunting, yakni keterbatasan akses air bersih dan pangan.

Ketua Tim Hibah Kosabangsa UCB, Dr. Abdul Majid, M.Kes, menjelaskan bahwa rancangan teknologi hybrid ini merupakan respons langsung terhadap kondisi lapangan.

Proposal ini kami susun karena akar kemiskinan dan stunting ada pada kurangnya air. Kami berkolaborasi dengan profesor dari Undana yang memiliki paten di bidang teknologi ini, lalu merancang sistem energi matahari dan angin untuk menghasilkan listrik dan memompa air bagi pertanian serta kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Desa Kesetnana dipilih karena memiliki angka stunting yang tinggi.

Lokasi ini termasuk desa dengan kasus stunting tinggi, sehingga intervensi air dan pangan menjadi sangat penting,” tambahnya.

Ketua Pendamping Program, Prof. Dr. Ir. H. Sudirman Syam, ST., MT., IPM, menyebut proyek ini berfungsi sebagai intervensi strategis untuk ketahanan pangan dan gizi keluarga.

Tujuan utama kegiatan ini adalah mengatasi akar masalah kemiskinan dan stunting yang terkait dengan kerawanan pangan dan keterbatasan akses air bersih,” jelas Guru Besar Teknik Elektro Undana tersebut.

Ia memaparkan bahwa program dijalankan dengan pendekatan berbasis komunitas melalui survei baseline, desain dan instalasi sistem hybrid, pelatihan operasional dan pemeliharaan, hingga monitoring dampak.

Dampak yang diharapkan mencakup peningkatan produktivitas pertanian, diversifikasi pangan, peningkatan akses air bersih, hingga penurunan prevalensi stunting. Proyek ini juga kami rancang sebagai model percontohan energi terbarukan pedesaan,” kata Sudirman.

Profesor pemilik paten Motor Magnet NdFeb itu menambahkan bahwa hasil teknologi ini merupakan inovasi perdana yang dihasilkan dari paten tersebut.

Potensi angin dan cahaya di TTS sangat bagus, sehingga turbin angin dan panel surya ini kami harap benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Pemerintah Kabupaten TTS menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan teknologi ini. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda TTS, Drs. Deny Nubatonis, S.Ip., M.Si, mengatakan bahwa inovasi tersebut sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan desa.

Kami menyampaikan terima kasih kepada tim Kosabangsa. Kami akan mendorong 266 desa lainnya untuk berkomunikasi dengan tim ini agar inovasi serupa bisa diterapkan. Dana desa sangat mungkin digunakan untuk kegiatan seperti ini,” kata Nubatonis.

Sementara itu, Kepala Desa Kesetnana, Petrus P.S. Liu, S.Ip, menyebut program ini sudah memberi hasil nyata bagi warganya.

Air sudah mengalir, masyarakat sudah menanam, dan hasilnya terlihat. Kelompok tani dan ibu-ibu PKK sangat merasakan manfaatnya. Wawasan masyarakat juga bertambah karena mereka dibekali pelatihan pengolahan hasil pertanian,” ujarnya.

Ia berharap program ini menjadi momentum untuk memperbaiki kondisi desa.

Semoga hal ini mengubah wajah desa ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Susunan tim Program Kosabangsa dari Universitas Citra Bangsa (UCB) terdiri atas Ketua Pengusul Dr. Abdul Majid, M.Kes., dengan anggota Andi Agung Wahyu Utama, ST., MT., Arman Rifat Lette, SKM., MPH., serta Vinsensius Belawa Lemaking, SKM., M.Kes.

Sementara itu, tim pendamping dari Universitas Nusa Cendana (Undana) diketuai oleh Prof. Dr. Ir. H. Sudirman Syam, ST., MT., IPM., bersama anggota Dr. Sri Kurniati A., ST., MT., dan Dr. Yuliana Tandi Rubak, STP., MP.

Adapun mahasiswa UCB yang terlibat dalam pelaksanaan program ini meliputi Kevin Arjuna Ndiy, Cindy P. Maharani, Lidwina Olbata, Putri Ade Bungsu Maleachy, dan Jelita Yati Yani Foes.


Editor: Ocep Purek 



TAGS

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.