Natal Polda NTT 2025, Gubernur Melki Apresiasi Polri sebagai Garda Toleransi dan Penjaga Stabilitas Daerah
![]() |
| Gubernur NTT Melki Laka Lena Menghadiri Perayaan Natal Polda NTT Tahun 2025 di Gereja Kaisarea BTN Kolhua, Kota Kupang. Foto: Ocep Purek |
Perayaan Natal Polda NTT 2025 menjadi momentum penegasan peran strategis Polri sebagai pelindung toleransi, penjaga stabilitas keamanan, dan mitra utama pemerintah dalam mengatasi kemiskinan ekstrem, persoalan kesehatan, serta percepatan pembangunan berkelanjutan di NTT.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menilai perayaan Natal bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi momentum reflektif untuk memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi jajaran Kepolisian yang bertugas di seluruh pelosok Nusa Tenggara Timur.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki menekankan bahwa makna Natal harus diwujudkan dalam tindakan nyata, dengan meneladani kehidupan dan pelayanan Yesus Kristus yang dipenuhi hikmat, kasih, dan pengabdian kepada sesama.
“Natal bukan hanya tentang mengenang kelahiran Yesus di palungan, tetapi juga meneladani kehidupan-Nya yang penuh hikmat dan digerakkan oleh Roh Kudus. Semangat ini harus tercermin dalam pelayanan Polri kepada masyarakat,” kata Melki.
Ia mengingatkan bahwa tema Natal nasional yang ditetapkan oleh PGI dan KWI, Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga, serta subtema Polda NTT Sukacita di dalam Kristus Memotivasi Polri dan Masyarakat untuk Indonesia Maju, mengandung pesan kuat tentang panggilan pelayanan, tanggung jawab, dan pengabdian.
Menurut Gubernur Melki, Polri memiliki posisi strategis sebagai pelayan masyarakat yang bertugas melindungi, mengayomi, dan menegakkan hukum secara adil dan bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya membangun bangsa.
“Polri berperan penting dalam mendukung kemajuan Indonesia. Dengan semangat gotong royong dan sinergi bersama semua pihak, Polri dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional dan secara khusus bagi NTT,” tegasnya.
Gubernur Melki juga menekankan bahwa perayaan Natal harus menjadi sumber inspirasi untuk memperkuat toleransi, persaudaraan, dedikasi, dan semangat juang dalam meningkatkan kualitas pengabdian sosial kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa damai dan sukacita Natal harus dirasakan oleh semua orang tanpa memandang perbedaan suku, etnis, budaya, agama, status sosial, tingkat pendidikan, maupun latar belakang pekerjaan.
“NTT adalah daerah yang beragam. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi kekuatan untuk berjalan bersama membangun daerah ini,” ujarnya.
Dalam konteks pembangunan daerah, Gubernur Melki mengajak seluruh jajaran Polda NTT dan pemangku kepentingan untuk memperkuat kerja kolaboratif sebagai kunci mengatasi berbagai persoalan yang masih dihadapi NTT, seperti kemiskinan ekstrem, HIV/AIDS, serta masalah sosial lainnya.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Kolaborasi dan kerja bersama adalah kunci untuk mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan,” katanya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Melki juga menyampaikan apresiasi kepada Polda NTT, TNI, dan seluruh unsur terkait atas keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal dan Tahun Baru di seluruh wilayah NTT.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTT, saya menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polri yang telah menjaga keamanan sehingga perayaan Natal dan Tahun Baru di NTT berlangsung aman dan kondusif,” ucapnya.
Ia berharap seluruh jajaran Polri, mulai dari Kapolda hingga Kapolres dan personel di lapangan, terus diberkati dan diberi kekuatan dalam menjalankan tugas mengayomi masyarakat NTT.
Sementara itu, Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa Natal merupakan peristiwa iman yang mengingatkan seluruh anggota Polri akan kasih Tuhan yang nyata melalui kelahiran Yesus Kristus.
Kapolda menyebut nilai-nilai Natal, seperti kasih, kerendahan hati, pengorbanan, dan semangat melayani, sangat relevan dengan jati diri Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Nilai-nilai Natal harus menjadi landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas Polri, agar pelayanan kepada masyarakat dilakukan dengan tulus dan penuh dedikasi,” kata Rudi Darmoko.
Ia menekankan bahwa perayaan Natal Polda NTT juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kerukunan, dan meningkatkan sinergi lintas lembaga dalam menjaga keamanan, membangun kesejahteraan, serta menciptakan keadilan di NTT.
Kapolda turut mengajak seluruh jajaran Polda NTT untuk menghayati makna Natal dalam setiap tindakan dan pelayanan, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Polri memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Dengan semangat Natal, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Kapolda juga menyampaikan ajakan refleksi kepada seluruh anggota Polri untuk memperbaiki hubungan dengan sesama, meningkatkan kerja sama lintas sektor, serta menjadi teladan dalam berbuat baik bagi institusi dan NKRI.
Ia menutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak dan panitia yang telah mendukung terselenggaranya perayaan Natal Polda NTT 2025, seraya berharap semangat persaudaraan terus terjaga dalam pengabdian kepada masyarakat.
Perayaan Natal Bersama Polda NTT Tahun 2025 ini turut dihadiri Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Ketua DPRD NTT Emi Nomleni, Kapolda NTT beserta jajaran, unsur Forkopimda NTT, pimpinan OPD, tokoh agama, para pastor dan pendeta, serta Bhayangkari Polda NTT.
Editor: Ocep Purek
