Rofinus Rahmat Pimpin Golkar Manggarai Barat, Alain Niti Susanto Tekankan Kawal Pembangunan Daerah
![]() |
| Musyawarah Daerah (Musda) V DPD II Partai Golkar Manggarai Barat di Hotel Green Prundi, Labuan Bajo, Sabtu (20/6/2026). Foto: Tim |
Fransiskus menegaskan, sebagai partai pemenang di tingkat Provinsi NTT, Golkar tidak hanya berperan dalam kontestasi politik, tetapi juga memiliki tanggung jawab nyata dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia meminta seluruh kader, termasuk Fraksi Golkar di DPRD Manggarai Barat, untuk memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah daerah agar program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Saya berharap Golkar menjadi bagian penting, tampil di garda depan, dan ikut mengawal proses pembangunan di Manggarai Barat,” kata Fransiskus.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan dukungan seluruh elemen, termasuk partai politik. Sebagai kekuatan politik besar di NTT, Golkar memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan kebijakan pemerintah berjalan untuk kepentingan masyarakat.
Musda V Golkar Manggarai Barat juga menjadi momentum konsolidasi internal partai untuk memperkuat soliditas organisasi menghadapi agenda politik ke depan.
Ketua DPD II Golkar Manggarai Barat, Rofinus Rahmat, mengatakan Golkar memiliki tradisi demokrasi dalam setiap Musda, baik melalui dinamika kompetisi maupun musyawarah mufakat.
“Tradisi di Golkar dalam setiap Musda, khususnya pemilihan ketua, ada dua cara. Pertama melalui dinamika yang suhunya cukup tinggi, dan kedua melalui musyawarah mufakat,” ujar Rofinus.
Ia menjelaskan, Musda tahun 2020 berlangsung dengan dinamika internal yang cukup kuat sebelum akhirnya mencapai kesepakatan bersama. Sementara pada Musda tahun 2026, pendekatan musyawarah mufakat dipilih untuk menjaga persatuan dan kebersamaan di internal partai.
Rofinus mengaku telah melakukan komunikasi intensif selama sekitar enam bulan dengan sejumlah kader yang dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin partai, melalui berbagai forum diskusi dan pendekatan personal.
“Saya mencoba membangun komunikasi melalui musyawarah mufakat, baik empat mata, enam mata, delapan mata, maupun diskusi bersama. Ternyata cara ini sangat efektif untuk menjaga persatuan dan kebersamaan di internal partai,” katanya.
Pimpinan Musda sekaligus Wakil Sekretaris Bidang Media dan Penggalangan Opini DPD I Partai Golkar NTT, Laurens Leba Tukan, mengapresiasi soliditas kader dalam pelaksanaan Musda. Ia menilai momentum tersebut harus menjadi batu loncatan untuk memperkuat basis massa Golkar di Manggarai Barat.
Menurut Laurens, konsolidasi internal perlu terus diperluas dengan merangkul seluruh lapisan masyarakat sebagai bagian dari penguatan posisi politik Golkar menuju agenda nasional.
“Dengan harapan, ke depan kita kembali merangkum semua lapisan masyarakat yang ada. Jadi semua harus menjadi ‘kuning’, itu harapan kami dari DPD I maupun DPD II yang selaras dengan pusat. Hal ini untuk menuju Pesta Demokrasi Nasional tahun 2029,” ujar Laurens.
Musda V Partai Golkar Manggarai Barat juga diwarnai nuansa budaya lokal. Kegiatan diawali dengan prosesi adat Manggarai berupa Tuak Curu dan Kapu Manuk yang dipimpin tokoh adat, dilanjutkan tarian Tiba Meka oleh siswa-siswi SMAN 1 Komodo.
Sejumlah unsur penyelenggara pemilu dan pimpinan partai politik turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua KPU Manggarai Barat Ferdiano Sutarto Parman dan Koordinator Divisi P3S Bawaslu Manggarai Barat Frumensius Menti.
Hadir pula pimpinan partai politik di Manggarai Barat, yakni Ketua Partai Demokrat Rikardus Jani, Ketua PDI Perjuangan Silvester Syukur, Ketua PBB Ali Sehidun, Ketua Perindo Hasanudin, Sekretaris Perindo Bernadus Ambat, Sekretaris NasDem Andy Rizky Nur Cahya, Bendahara PKB Hendrikus Harfon, Ketua PSI Ignasius Charles Angliwarman, Ketua PAN Inocentius Peni, serta Ketua Partai Gelora Agus Salim.
Musda V Partai Golkar Manggarai Barat menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus penegasan peran partai dalam mengawal pembangunan daerah melalui sinergi dengan pemerintah dan penguatan soliditas internal.
Editor: Ocep Purek
