Golkar NTT Gandeng Bank NTT Sosialisasikan KUR, Bidik UMKM di 22 Kabupaten/Kota
![]() |
| Kantor Bank NTT |
Ketua Panitia HUT RI ke -81 Partai Golkar NTT, Ferdinandus Naga Kepada Media ini Mengatakan "Dalam Rangka Hari Ulang Tahun RI yang Ke - 81 Partai Golkar Mempunyai Beberapa Agenda Kegiatan yang akan di lakukan dalam beberapa Waktu ke depan mulai dari tanggal 13 Agustus dengan Agenda Kegiatan Sosialisasi KUR yang akan di lakukan oleh Bank NTT sampai dengan tanggal 17 Agustus 2026 yang di akhiri dengan Doa Bersama di seluruh DPD partai Golkar se NTT.
"Terkait Agenda Kegiatan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat yang akan dilakukan Bersama Bank NTT. Dimana Golkar NTT hanya memfasilitasi Semua Pelaku UMKM di setiap daerah Kabupaten Kota untuk ikut bersama mendengarkan sosialisasi KUR yang ada Bank NTT.
Edi Menambahkan "Perlu kita tekankan bahwa Partai Golkar Hanya Memfasilitasi UMKM yang ada di NTT untuk mengikuti sosialisasi KUR tersebut sedangkan terkait dengan proses alat dan Pencarian semuanya tetap mengikuti apa yang menjadi Ketentuan yang ada di Bank NTT. tegas Edi.
Lanjut Edi Dalam Kegiatan sosialisasi ini juga kita akan melibatkan seluruh unsur baik Partai politik dan juga organisasi cipayung yang ada di NTT agar bisa menjadi corong untuk memperkenalkan KUR kepada masyarakat NTT. Edi berharap parpol lain, kelompok cipayung, lembaga keagamaan, kampus, sekolah dan lembaga lainnya bisa juga melakukan kegiatan serupa untuk optimalkan penggunaan KUR di Bank NTT sesuai ketentuan yang berlaku.
"Bank NTT adalah Bank Daerah NTT yang sudah sepatutnya masyarakat NTT menikmati Program Pemerintah yang di salurkan melalui KUR pada Bank daerah Tersebut.
Sementara itu, Direktur Kredit Bank NTT, Aloysius R.A. Geong, mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan materi sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang akan disampaikan kepada masyarakat.
Menurut Aloysius, kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi dan kolaborasi antara Bank NTT dan Partai Golkar NTT untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai akses pembiayaan, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kita sedang menyiapkan materinya. Sebenarnya, ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi dalam rangka membangun spirit untuk meningkatkan literasi keuangan di masyarakat,” ujar Aloysius.
Ia berharap melalui sosialisasi tersebut, masyarakat, terutama pelaku UMKM, semakin memahami berbagai produk dan layanan perbankan, termasuk mekanisme serta ketentuan dalam mengakses KUR sesuai dengan persyaratan yang berlaku.
Editor: Ocep Purek
