News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

APBD NTT 2026 Disepakati, Gubernur Melki: “Dokumen Ini Kini Menjadi Informasi Publik, Mari Awasi Bersama”

APBD NTT 2026 Disepakati, Gubernur Melki: “Dokumen Ini Kini Menjadi Informasi Publik, Mari Awasi Bersama”

Sambutan Gubernur NTT Melki Laka Lena dalam rapat Paripurna DPRD Provinsi NTT. Foto: Ocep Purek 
Kupang,NTTPride.com - Rapat Paripurna DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD NTT Tahun Anggaran 2026. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa dokumen anggaran tersebut kini menjadi milik publik dan harus diawasi secara transparan.

Rapat di Ruang Sidang Utama DPRD NTT itu mencakup lima agenda utama, yaitu:

1. Penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Ranperda APBD 2026.

2. Persetujuan lisan terhadap Ranperda APBD 2026.

3. Pembahasan dan penetapan keputusan DPRD mengenai persetujuan Perda APBD 2026.

4. Penandatanganan berita acara persetujuan bersama Perda APBD 2026.

5. Penyerahan Ranperda APBD Provinsi NTT Tahun Anggaran 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menyebut penetapan APBD 2026 sebagai pijakan penting bagi pelaksanaan program pembangunan tahun depan, yang disusun tepat waktu sesuai amanat UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, PP 12/2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, dan Permendagri 14/2025 tentang Pedoman Penyusunan APBD.

Rapat paripurna ini memiliki makna strategis sebagai dasar bagi pemerintah daerah untuk menjalankan seluruh program dan kegiatan tahun 2026 secara terarah dan sesuai ketentuan hukum,” ujar Melki.

Ia menegaskan bahwa keputusan bersama DPRD dan Pemerintah Provinsi yang dihasilkan hari itu menjadi syarat penting sebelum APBD dievaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri.

Gubernur juga memberikan apresiasi atas kerja DPRD yang dinilai konsisten dalam seluruh tahap pembahasan, mulai dari KUA–PPAS hingga finalisasi Ranperda APBD.

Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD NTT atas komitmen dan kerja keras dalam setiap tahapan pembahasan APBD 2026,” kata Melki.

Ia menyebut kontribusi komisi-komisi, Badan Anggaran, serta seluruh fraksi telah memperkaya rancangan melalui kritik, pertanyaan, hingga saran perbaikan.

Melki menekankan bahwa APBD 2026 bukan hanya dokumen administratif, tetapi instrumen pembangunan yang harus memberi dampak nyata.

Harapan kita bersama, APBD 2026 benar-benar membawa manfaat dan dampak bagi seluruh masyarakat NTT,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Gubernur mengajak publik turut mengawal implementasi anggaran daerah.

Dokumen ini kini menjadi informasi publik. Mari kita sama-sama mengawasi agar seluruh program benar-benar melayani masyarakat NTT,” ujar Melki.

Ia kembali mengajak seluruh pihak mempertahankan semangat kolaborasi dalam membangun provinsi.

Dengan semangat Ayo Bangun NTT, kita bergerak untuk NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya.


Editor: Ocep Purek 





TAGS

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.