Asti Laka Lena Tegaskan Ketahanan Keluarga Jadi “Benteng Terakhir” Hadapi Krisis di NTT
![]() |
| Sambutan Ketua TP PKK NTT Asti Laka Lena dalam acara Workshop “Keluarga Sebagai Pondasi Karakter: Menciptakan Lingkungan Rumah yang Hangat dan Inspiratif”. Foto: Ocep Purek |
Penegasan itu disampaikan saat membuka Workshop “Keluarga Sebagai Pondasi Karakter: Menciptakan Lingkungan Rumah yang Hangat dan Inspiratif” di Aula Rooftop Hotel Harper Kupang, Sabtu (29/11/2025).
Workshop ini diikuti para Ketua TP PKK, Tim Pembina Posyandu, Bunda PAUD se-NTT, para pengurus TP-PKK dan TP Posyandu, perwakilan UNICEF dan PKBI NTT, serta pimpinan OPD provinsi dan kabupaten/kota yang mengikuti secara daring. Hadir pula para narasumber, pimpinan lembaga masyarakat, NGO, organisasi perempuan, serta jajaran perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, Asti Laka Lena menekankan bahwa NTT membutuhkan keluarga-keluarga yang kuat untuk mampu menghadapi tantangan sosial dan perkembangan zaman yang semakin kompleks.
“PKK meyakini satu hal: kesejahteraan bangsa bermula dari ketahanan keluarga. Keluarga bukan sekadar unit terkecil masyarakat, tetapi sekolah pertama dan utama bagi setiap anak,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa rumah yang hangat dan penuh kasih merupakan tempat pertama pembentukan karakter, etika, dan nilai-nilai luhur yang diperlukan anak dalam menghadapi dunia modern.
“Di tengah gempuran teknologi dan tantangan sosial, kita dituntut tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga membangun fondasi emosional dan karakter yang kuat bagi generasi penerus NTT,” kata Asti.
Asti mengajak seluruh kader PKK, pendidik, dan mitra pembangunan untuk memperkuat peran keluarga dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, ada tiga hal yang perlu diperhatikan:
1. Menciptakan komunikasi yang terbuka dan penuh kasih dalam keluarga
2. Menumbuhkan empati dan kepedulian antar anggota keluarga
3. Menjadikan rumah sebagai ruang aman dan sumber inspirasi
“Mari kita jadikan workshop ini sebagai ruang berbagi dan belajar demi mencetak generasi NTT yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia. Masa depan NTT berada di tangan keluarga-keluarga kita,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Asti juga menyampaikan terima kasih kepada UNICEF NTT/NTB dan PKBI NTT atas dukungan dalam penguatan program PKK di daerah.
“Saya berharap setiap ilmu dan keterampilan yang diperoleh hari ini dapat diimplementasikan dengan penuh tanggung jawab di wilayah masing-masing. Ini momentum bagi kita untuk bergerak bersama membangun NTT,” ujarnya.
Workshop tersebut resmi dibuka oleh Ketua TP PKK NTT Asti Laka Lena di penghujung sambutan.
Editor: Ocep Purek
