Gubernur NTT Targetkan RSP Adonara Naik Kelas Jadi RSU Tipe C
![]() |
| Gubernur NTT Melki Laka Lena tinjau RSP Adonara. Foto: Idin |
Kunjungan ini dilakukan usai Gubernur bertolak dari Kabupaten Lembata dalam rangka peluncuran NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Lembata.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Melki Laka Lena didampingi Wakil Bupati Flores Timur Ignasius Boli Uran serta Direktur Utama RSP Adonara dr. Danny Gunawan.
Gubernur berdialog langsung dengan pasien untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal, sekaligus memastikan pasien telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Peninjauan meliputi sejumlah fasilitas utama rumah sakit, antara lain ruang rawat inap wanita, ruang perawatan anak, ruang isolasi, serta Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Usai peninjauan, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang telah menjaga keberlangsungan layanan RSP Adonara selama dua tahun terakhir.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk terus mendorong peningkatan kapasitas rumah sakit tersebut, baik dari sisi sarana dan prasarana, alat kesehatan, maupun kualitas sumber daya manusia.
“Ke depan, kita mendorong peningkatan sarana dan prasarana, ketersediaan alat kesehatan, serta sumber daya manusia yang berkualitas. Kita juga memastikan agar status RSP Adonara dapat ditingkatkan dari rumah sakit tipe D menjadi rumah sakit tipe C,” ujar Gubernur.
Gubernur Melki Laka Lena mengungkapkan, kunjungannya ke RSP Adonara memiliki makna tersendiri. Dua tahun lalu, saat masih menjabat sebagai anggota DPR RI, ia bersama sejumlah rekan datang mengecek kondisi rumah sakit tersebut yang selama 12 tahun tidak difungsikan meskipun bangunannya telah berdiri.
“Saya masih ingat dua tahun lalu kami datang ke sini, melihat rumah sakit ini belum dipakai selama 12 tahun. Itu menjadi kejadian yang terus mengingatkan saya bahwa persoalan ini belum selesai,” katanya.
Menurut Gubernur, melalui dialog dan komunikasi yang baik dengan Penjabat Bupati Flores Timur saat itu, Doris Rihi, serta komitmen bersama masyarakat, RSP Adonara akhirnya dapat kembali berdiri dan beroperasi dengan baik.
“Hari ini saya bersyukur bisa kembali ke Adonara dan melihat rumah sakit ini berjalan dengan baik. Lebih dari 100 tenaga kesehatan dan dokter sudah melayani masyarakat di sini selama dua tahun terakhir,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan RSP Adonara ke depan akan disesuaikan dengan visi dan misi Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong peningkatan kapasitas rumah sakit di seluruh Indonesia. Peningkatan tersebut mencakup penambahan sarana dan prasarana, penguatan alat kesehatan, serta pemenuhan tenaga kesehatan, termasuk dokter spesialis.
“Rumah sakit ini akan kita dorong agar tidak lagi hanya sebagai rumah sakit pratama, tetapi menjadi rumah sakit umum. Peningkatan status dari tipe D ke tipe C akan disesuaikan dengan jenis penyakit dan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Adonara,” jelas Gubernur.
Untuk mendukung hal tersebut, sistem rujukan pelayanan kesehatan juga akan dibenahi. Gubernur meminta agar rujukan dari delapan puskesmas yang ada di wilayah Adonara diarahkan ke RSP Adonara.
“Nanti Pak Wakil Bupati bersama jajaran dan dokter di rumah sakit ini akan mengecek seluruh rujukan dari delapan puskesmas di Adonara, sehingga rujukannya bisa ditangani di rumah sakit ini,” katanya.
Sebagai Gubernur NTT, Melki Laka Lena menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pengembangan RSP Adonara. Ia menegaskan bahwa rumah sakit dengan bangunan besar yang sempat terbengkalai selama 12 tahun tersebut harus benar-benar dimaksimalkan untuk pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kita pastikan rumah sakit yang mega ini benar-benar kita tingkatkan kapasitasnya untuk membantu layanan kesehatan di Adonara, sehingga masyarakat tidak perlu lagi menyeberang ke Larantuka atau bahkan ke Kupang untuk berobat,” tegasnya.
Editor: Ocep Purek
