News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Anton Mahemba Perintahkan AMPI Sumba Turun ke Desa: Konsolidasi Kader Harus Nyata | NTT Pride

Anton Mahemba Perintahkan AMPI Sumba Turun ke Desa: Konsolidasi Kader Harus Nyata | NTT Pride

 

Dokumentasi Musda DPD AMPI Se Daratan Sumba. Foto: Tim
Tambolaka,NTTPride.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar konsolidasi organisasi melalui pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) dan pelantikan pengurus AMPI se-daratan Sumba di Tambolaka, Selasa (14/4/2026), sebagai langkah memperkuat basis kader hingga ke tingkat desa.

Kegiatan yang mengusung tema “Konsolidasi dan Regenerasi Kader AMPI Se-Sumba Menuju NTT Sehat, Maju, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan” ini menghasilkan kepengurusan baru di empat kabupaten di Pulau Sumba. 

Sepritus Tangaru Mahamu terpilih sebagai Ketua DPD AMPI Sumba Timur, Andro Rivaldie Umbu Jowa sebagai Ketua DPD AMPI Sumba Tengah, Octavianus E. T. Dendo sebagai Ketua DPD AMPI Sumba Barat, serta Lambertus Wora Deilo sebagai Ketua DPD AMPI Sumba Barat Daya.

Secara organisasi, DPD AMPI NTT dipimpin oleh Antonius D. Mahemba yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi Golkar, dengan F.X Alain Niti Susanto sebagai Ketua Dewan Pembina AMPI NTT.

Ketua DPD AMPI NTT, Antonius D. Mahemba, dalam arahannya menegaskan bahwa Musda dan pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari instruksi kerja organisasi untuk memastikan konsolidasi dan regenerasi berjalan nyata.

Proses Musda dan pelantikan hari ini bukan sekadar seremoni pelantikan. Tema yang kita angkat ‘Konsolidasi dan Regenerasi Kader’ adalah sebuah instruksi kerja, bukan sekadar hiasan spanduk atau sebatas seremoni semata,” tegas Antonius.

Ia menginstruksikan seluruh pengurus AMPI di daratan Sumba untuk segera merapatkan barisan dan melakukan konsolidasi organisasi secara menyeluruh hingga ke tingkat desa dan kecamatan.

Konsolidasi berarti kita harus masuk ke akar rumput, desa-desa di kabupaten dan memastikan mesin organisasi bergerak hingga ke tingkat kecamatan. Kita harus menjadi wadah yang inklusif bagi pemuda di Pulau Sumba,” ujarnya.

Menurut Antonius, penguatan organisasi di tingkat bawah menjadi kunci agar AMPI tidak hanya hadir di tingkat elite, tetapi benar-benar menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Selain konsolidasi, ia juga menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan yang berkelanjutan di tubuh AMPI di seluruh kabupaten di Pulau Sumba.

Estafet kepemimpinan bukan hanya soal ganti orang, melainkan soal transfer nilai dan semangat. Kita menyiapkan kader yang siap melanjutkan perjuangan demi kemajuan daerah,” katanya.

Antonius secara khusus menginstruksikan para ketua DPD AMPI yang baru dilantik di Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Timur untuk segera menunjukkan kerja nyata dan memperluas jangkauan organisasi hingga ke seluruh pelosok wilayah.

Saya instruksikan: segera lakukan kerja nyata. Kibarkan panji-panji AMPI di seluruh pelosok Sumba. Jadikan organisasi ini tempat yang ramah bagi ide-ide brilian pemuda,” tegasnya.

Ia menambahkan, AMPI harus berperan sebagai laboratorium kaderisasi pemimpin masa depan yang mampu menjawab tantangan pembangunan, khususnya di wilayah kepulauan seperti Sumba yang masih membutuhkan penguatan peran generasi muda.

Melalui konsolidasi dan regenerasi ini, AMPI NTT menargetkan terbentuknya organisasi yang lebih solid, inklusif, dan aktif hingga tingkat desa, sekaligus membuka ruang partisipasi luas bagi pemuda untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah secara berkelanjutan.


Editor: Ocep Purek 

TAGS

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama