News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Gubernur Melki Lantik Eks Bank Jatim Jadi Direktur Kepatuhan Bank NTT, Revi Bawa Pengalaman 30 Tahun

Gubernur Melki Lantik Eks Bank Jatim Jadi Direktur Kepatuhan Bank NTT, Revi Bawa Pengalaman 30 Tahun

Kupang, NTTPride.com – Revi Adiana Silawati resmi dilantik sebagai Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah NTT (Bank NTT) oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT, Selasa (26/5/2026).

Pelantikan tersebut dilakukan oleh Gubernur NTT selaku pemegang saham pengendali berdasarkan Surat Keputusan Gubernur NTT Nomor: 179/Kep/HK/2026 tentang Pengangkatan Revi Adiana Silawati sebagai Direktur Kepatuhan Bank NTT.

Acara pelantikan turut dihadiri Wakil Gubernur NTT Johny Asadoma, anggota DPRD Provinsi NTT, para bupati dan wakil bupati se-NTT, pimpinan BI dan OJK, serta jajaran staf ahli dan kepala perangkat daerah.

Revi menggantikan posisi Christofel Adoe sebagai Direktur Kepatuhan Bank NTT. Perempuan kelahiran Solo itu sebelumnya menjabat sebagai Dewan Pengawas Dana Pensiun (Dapen) Pegawai Bank Jatim dan memiliki pengalaman panjang selama tiga dekade di bank milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut.

Masuknya Revi ke dalam jajaran direksi Bank NTT menjadi bagian dari implementasi kerja sama Kelompok Usaha Bersama (KUB) antara Bank NTT dan Bank Jatim.

Selain melantik Direktur Kepatuhan Bank NTT, Gubernur Melki juga mengambil sumpah jabatan jajaran direksi dan komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi NTT, yakni PT Flobamor Perseroda dan PT Kawasan Industri Bolok (KI Bolok) Perseroda.

Dalam sambutannya, Melki berharap pengalaman panjang yang dimiliki Revi dapat memperkuat peran Bank NTT sebagai penggerak utama ekonomi daerah.

“Saya yakin dengan pengalaman 30 tahun di Bank Jatim, Ibu Revi bersama seluruh jajaran direksi dan komisaris dapat membawa Bank NTT menjadi rumah bagi UMKM, nelayan, petani, ASN, koperasi, dan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Menurut Melki, keberadaan BUMD memiliki posisi strategis dalam mengoptimalkan berbagai potensi ekonomi daerah. Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat antara BUMD, Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, hingga instansi vertikal di NTT.

Sementara itu, usai dilantik, Revi menyatakan komitmennya untuk mengawal implementasi rencana bisnis Bank NTT, baik dari sisi penghimpunan dana maupun penyaluran pembiayaan, dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan dan manajemen risiko.

“Sehingga Bank NTT bisa bertumbuh sesuai misinya, menjadi bank yang sehat, kuat, dan terpercaya dengan memperhatikan rambu-rambu regulasi yang ada,” ungkapnya kepada wartawan usai pelantikan.


Editor: Ocep Purek 


TAGS

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.