News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Melki Titip Pesan Menyentuh di Sekolah Rakyat: "Kesempatan Ini Harus Mengubah Masa Depan Anak NTT"

Melki Titip Pesan Menyentuh di Sekolah Rakyat: "Kesempatan Ini Harus Mengubah Masa Depan Anak NTT"

Gubernur NTT Melki Laka Lena memimpin upacara apel pagi dan memberikan arahan di Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang di Jalan Tilong, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Senin (20/7). Foto: Idin 
Kupang, NTTPride.com - Di balik bangunan megah Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menitipkan pesan yang sederhana namun mendalam kepada ratusan siswa yang baru memulai hidup di asrama: saling menjaga, saling menguatkan, dan jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan negara.

"Program Sekolah Rakyat ini bukan sekadar membangun sekolah gratis, tetapi memberi kesempatan kepada anak-anak dari keluarga yang kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan terbaik. Kesempatan ini harus disyukuri dan dimanfaatkan sebaik-baiknya karena dari tempat inilah saya berharap lahir anak-anak hebat yang kelak membanggakan keluarga, NTT, dan Indonesia," kata Gubernur NTT Melki Laka Lena saat memimpin upacara bendera bersama siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang di Jalan Tilong, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Senin (20/7).

Menurutnya, program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar menghadirkan sekolah gratis, tetapi membuka jalan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengubah masa depan melalui pendidikan berkualitas.

Sekolah Rakyat merupakan program Presiden Prabowo Subianto yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan dikelola Kementerian Sosial. Sekolah gratis ini telah menampung 249 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA, dengan kapasitas yang ditargetkan mencapai 1.080 peserta didik.

Melki mengaku bangga melihat Sekolah Rakyat kini bukan lagi sekadar bangunan, tetapi telah menjadi rumah bagi para siswa, guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, dan wali asuh yang bersama-sama membangun lingkungan pendidikan baru di NTT.

Ia menyebut fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang sebagai salah satu yang terbaik di NTT. Menurutnya, sekolah tersebut menghadirkan kesempatan yang selama ini sulit diperoleh anak-anak dari keluarga kurang mampu, yakni menikmati pendidikan berkualitas lengkap dengan sistem asrama yang layak.

Melki menegaskan program ini merupakan wujud komitmen Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Karena itu, ia meminta seluruh siswa mensyukuri kesempatan yang telah diberikan dan memanfaatkannya dengan belajar sungguh-sungguh.

Selain pendidikan, Melki memberi perhatian khusus terhadap kehidupan para siswa di asrama, terutama anak-anak SD yang baru pertama kali tinggal jauh dari orang tua. Ia mengingatkan bahwa proses beradaptasi tidak mudah sehingga membutuhkan dukungan semua pihak.

Ia meminta para guru, kepala sekolah, dan wali asuh memperlakukan seluruh siswa seperti anak sendiri, sementara para siswa diminta menganggap seluruh tenaga pendidik sebagai keluarga selama tinggal di asrama.

"Saya minta semua yang ada di Sekolah Rakyat ini menjadi satu keluarga. Di asrama kita harus saling menjaga, saling menguatkan, saling memberi semangat. Khusus anak-anak SD yang baru pertama kali jauh dari orang tua, saya titip kepada para wali asuh agar memperlakukan mereka seperti anak sendiri," ujarnya.

Melki juga mengajak siswa SMP dan SMA menjadi teladan sekaligus kakak bagi adik-adik mereka di lingkungan asrama. Menurutnya, kehidupan berasrama hanya akan berhasil jika seluruh warga sekolah saling mendukung, saling menguatkan, dan saling membantu.

Ia optimistis lingkungan belajar yang baik akan membantu setiap siswa mengembangkan potensi terbaiknya. Pemerintah Provinsi NTT, kata Melki, akan terus mengawal pelaksanaan program Sekolah Rakyat sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat agar cita-cita mencetak generasi unggul dari keluarga kurang mampu benar-benar terwujud.

Menutup arahannya, Melki berpesan agar para siswa tetap rajin belajar, tekun berdoa, serta tidak melupakan orang tua yang telah berjuang untuk mereka. Ia berharap kelak para lulusan Sekolah Rakyat menjadi pribadi sukses yang mampu mengangkat derajat keluarga sekaligus membanggakan NTT dan Indonesia.

"Saya percaya setiap anak memiliki potensi. Dengan lingkungan belajar yang baik, guru yang mendampingi, dan kehidupan asrama yang penuh kasih, anak-anak ini akan tumbuh menjadi orang-orang sukses yang mampu mengangkat derajat keluarganya. Jangan lupa rajin belajar, rajin berdoa, dan selalu mendoakan bapak dan mama di rumah," tutup Melki.


Editor: Ocep Purek 

TAGS

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama