Didukung 22 DPD II, Anton Mahemba Jadi Calon Tunggal Pimpinan AMPI NTT
Kupang,NTTPride.com – Konsolidasi internal Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) NTT mengerucut pada satu nama. Anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi Golkar, Anton Mahemba resmi menjadi calon tunggal Ketua DPD AMPI NTT setelah menjadi satu-satunya kader yang mendaftar dalam Musyawarah Daerah (Musda) IX yang digelar di Sekretariat DPD I Golkar NTT, Rabu (26/11).
Proses penjaringan calon ketua yang berlangsung sejak tahap persiapan Musda menunjukkan bahwa seluruh DPD II AMPI di NTT memberikan respons positif terhadap Anton Mahemba, memastikan hanya satu nama yang mengembalikan formulir hingga pendaftaran ditutup.
Usai menyerahkan formulir pendaftaran, Anton menegaskan bahwa kesiapannya memimpin AMPI NTT lahir dari proses panjang dan komunikasi intensif dengan jejaring organisasi.
“Keinginan saya memimpin AMPI adalah untuk membesarkan Partai Golkar lewat AMPI. Prosesnya panjang dan melalui banyak diskusi serta koordinasi dengan berbagai pihak,” ujar Anton.
Ia menambahkan bahwa dukungan dari seluruh 22 DPD II memperkuat keyakinannya untuk maju.
“Saat berkomunikasi dengan 22 DPD II AMPI, semua memberikan respons positif. Ini menunjukkan kita ingin solid agar organisasi semakin maju,” tegasnya.
Ketua Organizing Committee Musda IX, Yunny Sarabiti, menjelaskan bahwa jadwal Musda ditetapkan merujuk langsung pada instruksi DPP AMPI.
“Sesuai surat DPP, OC harus bergerak cepat, mulai dari persiapan awal, pendaftaran calon ketua hingga pelaksanaan Musda pada 27–28 November 2025,” kata Yunny.
Ketua Steering Committee Musda IX, Helmi Ndak, memastikan seluruh proses pendaftaran berjalan sesuai mekanisme organisasi. Dari seluruh tahapan, hanya satu kandidat yang mendaftar.
“Selama proses pendaftaran, dipastikan hanya satu orang yang mendaftar, yaitu Anton Mahemba. Berkas calon akan diverifikasi sebelum ditetapkan sebagai calon ketua,” jelas Helmi.
Ia menegaskan bahwa verifikasi dilakukan untuk memastikan syarat formal dan komitmen organisasi terpenuhi.
“Calon ketua harus mengisi formulir, menandatangani pakta integritas, mendapat rekomendasi minimal dari tiga pemilik suara, serta menunjukkan komitmen keseriusan memimpin AMPI NTT,” tambahnya.
Musda IX AMPI NTT menjadi momentum konsolidasi kader setelah tahap pendaftaran menunjukkan satu nama yang diusung mayoritas DPD II.
Agenda Musda pada 27–28 November 2025 akan menjadi ruang penetapan dan pembahasan program strategis organisasi ke depan.
Editor: Ocep Purek
